Bagaimana Cara Cetak Spanduk agar Gambar Tidak Pecah
Lifestyle

Bagaimana Cara Cetak Spanduk agar Gambar Tidak Pecah?

Revisi adalah aktivitas yang paling dihindari oleh siapapun. Tapi mau bagaimana lagi jika hasil cetakan tak sesuai dengan keinginan pemesan? Terutama setelah cetak spanduk dan hasil gambarnya pecah-pecah. Di sinilah para desainer harus bergulat dengan masalah teknis. Untuk itu, sebaiknya terapkan tips-tips berikut agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Atur Resolusi Gambar di Photoshop

Resolusi gambar merupakan kepadatan pixel yang menyusun suatu gambar. Baik berupa foto ataupun elemen grafis. Umumnya, semakin padat pixel-nya, maka semakin bagus dan detail kualitas gambar tersebut. Resolusi gambar di Photoshop dihitung berdasarkan pixel per inci. Ada pula yang menyebutnya dengan istilah dot per inch atau DPI.

Ketika ingin mencetak banner, memang sebaiknya tidak main ambil dari sembarang tempat. Misalnya lewat sosial media via smartphone, komputer, ataupun tablet. Gambar atau foto yang berasal dari sosial media umumnya bukan untuk dicetak. Jadi, sudah pasti hasil cetakan banner nantinya pecah-pecah karena rata-rata resolusi gambar cuma 72 ppi.

Untuk mengatur resolusi gambar di Photoshop, cukup arahkan kursor ke menu “Image”. Bisa pula dengan langsung menekan tombol Alt+CTRL+I. Nanti langsung ubah saja resolusi standar (300) ke angka yang baru. Pengaturan resolusi ini memang tidak begitu berpengaruh terhadap hasil desain yang Anda buat via Photoshop, tapi lain cerita setelah dicetak.

Katakanlah Anda hendak membuat x-banner dengan ukuran 80 x 120. Maka ukuran tersebut bisa langsung disesuaikan di Photoshop dengan menerapkan cara yang sudah disebutkan tadi. Sekali lagi, cara ini hanya berlaku untuk desain banner yang menggunakan software tanpa insert foto mentahan. Sebab foto lebih berkaitan dengan resolusi kamera, bukan di software.

Untuk banner yang berukuran kurang dari 1 meter, atur resolusi menjadi 300 pixel per inci. Sedangkan banner yang berukuran lebih dari 5 meter, atur ke 72 pixel per inci. Semakin besar banner-nya, perkecil saja ukuran pixel/inch-nya. Sebab jika ukuran pixel per incinya terlampau besar, dikhawatirkan ukuran file-nya membengkak.

Gunakan Kamera yang Berkualitas Tinggi

Kamera DSLR kan mahal, bisa jutaan Rupiah, adakah solusi alternatifnya? Kalau belum kuat untuk beli jenis boutique camera, bridge camera, ataupun DSLR, kan masih ada versi lainnya. Misal pakai jenis prosumer camera atau mirrorless yang harganya lebih terjangkau. Jenis kamera tersebut sudah mampu menciptakan foto yang layak cetak.

Setelah ada kamera, maka perlu juga kemampuan fotografer yang sudah punya jam terbang tinggi. Bisa juga sewa jasa fotografer plus kameranya kalau mau. Sebab, banner yang nantinya sudah jadi harus mampu menarik perhatian audien sebanyak mungkin. Kalau banyak noise atau hasil cetakannya pecah-pecah, siapa yang bakal tertarik melihatnya?

Pilih Percetakan yang Bagus dan Terpercaya

Faktor pemilihan jasa percetakan juga penting untuk dipertimbangkan. Apakah sudah pakai teknologi terkini atau belum. Mengingat tren yang saat ini berlangsung itu menggunakan metode print on demand. Jadi, mesin cetak yang digunakan harus berkualitas dan berteknologi terbarukan. Selama ini, apakah Anda pernah dikecewakan?

Di kota-kota besar, memang ada banyak sekali yang menyediakan jasa percetakan. Namun hanya sedikit yang konsisten menghasilkan cetakan banner berkualitas dan sesuai keinginan. Ya minimal tidak blur atau pecah-pecah. Apabila Anda suka dengan hal-hal yang praktis dan berkualitas, coba pakai jasa percetakan via Printerous.

Printerous merupakan platform B2B yang menyediakan layanan berupa jasa cetak spanduk secara online. Platform ini sudah bekerja sama dengan lebih dari 350 percetakan di 30 kota besar Indonesia. Semua percetakan yang direkrut sudah melewati berbagai tahapan seleksi. Maka, hasil cetakan pun sama kualitasnya dengan desain yang Anda kirimkan.